Langsung ke konten utama

Postingan

This is where we stop when we haven't even start

I don't think you and me will have any story whatsoever I don't think you and will be more cloSe than we are now I don't think we will be friend, ever... I think all we are is just too slow I am... thinking of you ever since I saw you That first day of work, when I can't stop looking at you. I am... Wanting to get to know you more Like a child wanting a candy so bad... But I think our chemistry is like those of water and oil. However close we are, one of us keep separating from the other. Sad, when I realize these things. But please understand, that I've had enough of failure in love and in life that I'm too careful to choose who will be standing besides me. Sad, that its supposedly being not you. Sad, that I still haven't found my peer. I'm sorry, that this is where we stop when we haven't even start. All my best to you... Just keep focusing... I'll see you around, bi.. .
Postingan terbaru

Post Mortem Totem

If ever youre reading this Let this be a memory for us both How we have tried to make it work. How we both giving up on the first tidal wave. This is not a reminder of how we both are too stubborn. This is not a reminder of how we did not trust each other. This is not a reminder of how we both are too selfish to be together This is not a reminder of how silly we are when we dont try harder to be better. Maybe it was me.. May be it was you.. Or maybe it was them... Or perhaps it was the world. For whatever its worth,, i just want you to know That this is to remind us that we have to be better. Maybe not for me or for you. But, for whoever that is worth for our love. And i still hope it would be you to hold my hand in matrimony. Missed you, h. ^_^

Masih merindumu

Aku merindukan mu Wahai kenari yang dulu kulepaskan Aku masih mengingatmu Betapa manis hari hari saat bersamamu Seperti manisnya namamu Pernah kau ubah kenyataan pahitku Menjadi keindahan dengan senyummu Menjadi harapan dengan hangat pelukanmu Semalam aku melihatmu Sekilas... berharap engkau masih milikku. Menyisakan kesempatan untuk maafku yang telah melepasmu Dengan air mata engkau dan aku terpisah Manis senyumanmu masih hangat terasa wahai sang kenari. Walau tersungging dalam pelukan pilihan barumu. Masih aku merindumu. Dengan manis kehangatan dibalik namamu. Kuharap engkau bisa menetap disana dengan nya. Masih sayang, htl...

Tapi aku ga akan mencintaimu

Melihatmu, seakan melihat sebuah lembaran lama dalam buku hidupku. Kenangan manis dan pahit bersama dia yang sepertimu. Waktu yg lalu. Melihatmu, sebelum hari ini Sebelum menyadari seberapa serupanya kalian Yang ada hanya kekagumanku atas cantiknya parasmu Yang aku tahu mungkin bukan untukku. Namun kini, Semua seakan berubah menimpaku Ketika melihatmu dalam satu foto itu Ada perasaan untuk meraihmu. Ya, mungkin ini hanya euforia atas apa yg dulu tak pernah kumilik. Ya, mungkin aku akan memulai dengan pemikiran engkau sepertinya. Tapi tidak, tidak akan pernah kamu menjadi dia. Karena dia.... Tak segila dirimu. Hahaha Yg membuat badai gila  ini dalam benakku. Jujur kukatakan, Ya aku suka kamu Tapi aku ga akan mencintaimu Kalau engkau pun sama seperti dia. Tapi jika engkau bukan dia, I might love you even more.. .

I will come for you

All that is left for me is the memories How we first started How we finally ended How it all feels good and also painful These last few days I've been feeling again How I missed you so How I keep thinking about you Now that you are thousand miles apart Is it wrong if I'm wondering how you are now? Who you spent your night with now Am I in your mind just for a split second? Do you missed me. Just another year, I promised. After all the study, If we don't meet again, I will come. I will... Where ever you are a year from now, Who You're with a year from now, I will come. I will hug you, I will say I'm sorry.... I missed you.... Either you return home, or I will come for you...miel

huff...foto itu

Kutemukan foto kita di album fotoku foto yang kufikir sudah kubuang jauh-jauh moment yang mengawali semua kedekatan yang berujung ketiadaan harus kuakui tubuhku bergetar semua rasa sekejap bercampur senang, marah, sedih gembira semua kenangan tentang kita kmbali  berputar salahkah aku merasakan ini marahku namun juga rasa sukurku. kau pergi dariku tnpa pesan sirna dalam sekejap kuakui aku merindumu, biar kan lah kamu bahagia munkin aku tak bisa memaafkan tapi kini aku tahu harus melupakan  

Bukankah Tuhan itu begitu jahil

Dari balik kaca mobil ini Dari tempat duduk supir Aku terhenyak ketika melihatmu duduk di sana Satu malam sebelum pernikahanmu Terbayang kembali semua kata yang terucap Saat itu perih yang kurasa terlalu dalam Menyadari dia yang kau pilih dan aku hanya cadangan Aku tak ingin lagi melihatmu, Lebih sebulan yang lalu Waktu menjadi obat yang begitu baik melepasmu Hati dan perasaan melupakan semua luka Selama itu aku menjadi seorang yang baru Dan aku ingin mencuci mobil ini Dari semua waktu Dari semua tempat Dari semua saat Kenapa aku harus diarahkan ke tempat cuci mobil ini Dimana sehari sebelum pernikahanmu Kamu harus berada di sini bersama calon suamimu Bukankah Tuhan begitu Jahil?