Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2014

Why the change of heart

Is there something you are not telling me? cause I feel something pushing out of my guts The way you despise me all of a sudden The reason you threw makes no sense Why the change of heart You knew me more than I knew you You've see my darkest side long before You take me in with an open arm Why the change of heart You take my arms with all your warmth Do my complete faith in us not satisfy you Do all of me not yours? Is there something you are not telling me? of how we ended up here where you say love but you leave cause I don't seem to recall you stayed still me fighting for you why the change of heart

Could I

Could I be mad Could I be angry Could I be Sad Could I cry my heart out loud You Gave me hope You gave me light For a second chance in life I thought you've made peace with my past But you put all away The fire you set in my dusk But you showed me something That I know I still have the love. You've been the inspiration Even though you've turn away You've been my shining light Even though we didn't go through

Kamu dalam doaku...

Aku harus mengakui, kamu itu hebat. Aku ga pernah merasa seperti ini sebelumnya. Bahkan aku ga pernah sampe mendoakan orang lain sebelumnya untuk kebahagiaan nya. Tapi, kamu bisa membuat aku terus membawamu dalam doa-doaku setiap hari. Seberapa sakitnya hatiku saat itu, seberapa marahnya aku saat itu, seberapa sebelnya aku sama kamu saat itu, aku masih mendoakan kebahagiaan mu dan kesehatanmu. Bahkan ketika yang ada di otakku adalah kamu sudah pergi meninggalkanku pun, aku masih menyebut namamu dalam doaku. Kadang, aku berfikir siapa sih kamu sampai bisa membuatku seperti ini? Tapi lucunya, ketika aku memulai doa dengan tanda salib, itu semua ga penting. karena namamu selalu yang pertama telintas di benak ku. Semua orang tahu, aku bukan orang yang religius. Tapi kamu tahu, sejak mengenalmu lebih dekat 2 bulan lalu, secara tak sadar, aku mulai berdoa. Berdoa di setiap kesempatan yang ada. Namun, kini kamu telah pergi. dan aku hanya bisa bertanya, apa salahku? apa yang salah? Tan...

Untuk tak lagi merasakan

Aku pernah mencintaimu Aku pernah menyayangimu Sepenuh hatiku pernah buatmu Seutuh jiwaku adalah milikmu Ada saat aku tak peduli Dengan yg lain selain kamu Ada saat aku lebih memilih Apa yg kau mau daripada hidupku Aku pernah bertahan Sabar menunggu kamu mencintaiku Tanpa pernah ragu sedikit pun Hingga kamu katakan tak ada rasa Aku pernah setia Hingga remuk dadaku melihatmu Tak pernah peduli rasa yg ada Seperti kamu tak pernah tahu rasa ini Aku pernah tersungkur Hanya untuk mencintaimu Dan sekarang aku bangkit Untuk tak lagi mencintaimu Untuk tak lagi merasakan

Terima kasih

Kini semua jelas adanya Segala tanya kini membaur bersama angin Jawab yang lama hilang Kini menjadi nyata Ternyata aku tak pernah menjadi cinta Ternyata sayang hanya mimpi Kita bersama hanya kerja Kita menyatu hanya tugas Pelukan dulu adalah lelucon kau mendekat hanya untuk bertugas Begitu indah pengelabuanmu Hingga aku berfikir dulu itu nyata Terima kasih buatmu Semoga kau menemukan yang terbaik Buatmu...

Pertanyaan yang masih belum terjawab...

Ada satu yang masih mengganjal Pertanyaan yang masih belum pernah terjawab Lama kita telah mengenal. Hanya mengenal Tanpa harus bercerita Dan kunikmati semua hanya mengetahui engkau ada Ada saat dimana aku bisa hidup Mengetahui engkau cuma bisa ada disana Tanpa keinginan untuk memiliki Karena ku tahu dulu Setidaknya kupikir dulu Aku tak mungkin punya arti buatmu Mungkin Cupid sedang bermain dengan panahnya Ketika semua keadaan Ketika semua situasi Membuat kita semakin dekat Tumbuhkan harapan yang pernah ku tampik jauh-jauh jauh sebelum ia dapat bertumbuh Ada saat yang tak pernah bisa kulupakan ketika kufikir sepasang hati tak lagi ingin berjalan sendiri ketika kufikir tanganmu terentang telah menyambutku dan ku berfikir akhirnya aku bisa percaya lagi atas harapan Ada saat ketika harap itu menjadi cinta Kaupun memupuknya menjadi lebih dari itu, ia berbuah melebihi sayang. Ada saat aku mulai siap menjadi orang yang lebih baik dari sebelumnya menjadi oran...

All I can feel now is Nothing

Don't come to me, I beg you Can't see you more, I wish you go Its too deep the cut you gave Not like this, not anymore. Loving you was never in my agenda I was drawn to your circle like a boy wanting candy You made my walls crumbling down like breadcrumbs Or perhaps there was no wall???? I shut my door for a long time. I close my heart for everyone yet, you came without knocking and you even tear up my heart Was it a game to you? were you amused now? Without any word you turn around and leave Like a broken corpse you let me laying 

Of pain of the unknown

Great is the desire to surrender To the love of yours that is too tender But, little is the chance to be together While your mystery are always a shutter Oh, hollow days Thy has cometh, thy has leave Shinning me with lights, throw me deep to darkness

Demi Sebuah kebahagiaan

Demi sebuah kebahagiaan... Kubuka lagi Sebuah hati yang telah ku kunci Demi sebuah kebahagiaan... Kuberanikan lagi Menatap cinta dan kubiarkan dia memenuhi hati yang lama mati Demi sebuah kebahagiaan... Kulawan semua Kutinggalkan semua Hanya untuk menorehkan senyuman Di bibir tipis yang menghiasi cantiknya wajahmu Demi sebuah kebahagiaan... Kuserahkan diriku Untuk luka pahit bahwa engkau tak pernah mencintai Untuk tangis pilu ketika engkau hanya bisa menghilang Dari indah hari-hari yang pernah kau berikan padaku Dari semua hangat pelukan yang pernah kau dekapkan padaku Demi sebuah kebahagiaan... Aku mengerti arti indah kasihmu Aku mengerti arti yang berbeda di rasamu Aku mengerti kau bukan untukku Demi sebuah kebahagiaan... kumohon bawalah pergi cinta untukmu jangan kembalikan lagi karena cinta yang terbawa olehmu bukan untuk yang lain merasakannya Demi sebuah kebahagiaan... Aku mencintai, lebih dari mu... Dan kini aku tanpamu...

Masih ragukah hatimu?

Berlarilah kepelukanku Katakan kerinduanmu Menangislah dipundakku Ceritakan sedihmu Hai, engkau yang kini tersayang Keluarkan rasamu itu Aku disini menunggu Buang malumu, buang gengsimu Bukankah itu alasanmu Saat engkau menyambutku masuk kedalam harimu? Masihkah ragu hatimu? Berceritalah hatimu padaku Semua amarahmu, semua sedihmu Semua takutmu, semua bahagiamu Dan katakan, apakah masih ragu hatimu? Ini aku, Seorang yang telah membuka seluruh jiwa untuk kau penuhi Seorang yang akan menangis bersama sedihmu Seorang yg akan menghancurkan neraka untuk sebuah senyumanmu.. Maka berlarilah kemari Tanganku terbuka hanya untukmu kini Maka belajarlah kini Seperti aku pun sudah belajar mempercayaimu Hanya untuk sebuah harap Dimana Bahagia ku hanya dari bahagiamu. _GFATT_

Engkau harus menghilang

Pernah ku menutup semua pintu di hati Takut akan kenyataan bila aku mencinta lagi Dan engkau datang tanpa kunci dan mendobrak semua pintu Merangsek masuk tanpa menunggu Semua terbalik ketika engkau masuk Ruang gelap dihatiku terusik Hangat peluk mu terangi semua Dan engkau telah buat ku percaya Lalu kenyataan hadir Ditengah semua harap tentang mu Menguak luka yang pernah tertutup Memberi rasa yg sudah lama ku lupakan Kau bangun tembok dimana pintu itu dulu ada Engkau tahu harap ku penuh Dan engkau hempaskan begitu saja Kini ia tak akan terbuka lagi Tanpa alasan, peluk mu hilang Tanpa kata,  engkau biarkan aku menangis Tak ku rasakan lagi hangat mu Tak ada satupun cerita Engkau harus menghilang

Apa Sih Cinta?

Sungguh... logika dan emosi ku tak bisa lagi bersatu ketika itu semua berbicara tentangnya kala rasa yang berbicara Sudah kucoba membendung rasa Sudah kucoba Mencari logika Semua salah... Sungguh.. Perjalanan ini begitu menyakitkan walau hanya sebentar namun begitu membekas Ingin ku menghentikan semua Tapi dia selalu hadir dan ku tahu "Tidak" adalah bukan pilihan... Tersiksa? Tidak, tidak ada siksa yang di berinya Damai? Hanya ketidakpastian yang hadir dari sikap nya Sedih? Bagaimana bisa aku bersedih Ketika tiap melihatnya bahagia yg kurasa... Inikah Cinta itu? Inikah sayang itu? Apa sih Sayang ini? Apa sih cinta....

Matahariku

Matahari menguak dari balik jeruji di jendela kamarku Muntah lah cahaya keemasan penuh di ruang hatiku Tidur lelap sendiriku terusik Hadirmu bawakan hari baru Seketika fikirku berlari kepadamu Menggambarkan parasmu yg tersenyum padaku Melukiskan hangatnya kedalam sanubariku Bawakan semangat untuk tetap bergerak maju Mentari pun kini meninggi Usik lagi kedamaian hadirmu Singkap tabir kabut yg selimuti Dan imajimu sirna bersama kenyataan. Engkau tak pernah bisa jujur mencintaku Entah kenapa kau memberi kehangatan Saat dingin malam membekukan jiwa Entah kenapa kau bawakan asa Saat sepi yang hanya ada Entah kenapa kau berpaling Ketika kedamaian telah kau beri Lalu kau rampas begitu saja Selalu jadi harap ketika mentari hadir Jangan lagi ia menghilang dan terganti malam Namun kau datang, dan kau memilih malam untukku...

My page

Im not a blank page Shiny, white, and ready to be written Empty and clear so you can start writing whatever story you like Im more like an old page Filled with all the writings and wrinkles You might have a hard time to write in it But i promise you, there are a place youbcan write