Langsung ke konten utama

Kamu dalam doaku...

Aku harus mengakui, kamu itu hebat. Aku ga pernah merasa seperti ini sebelumnya. Bahkan aku ga pernah sampe mendoakan orang lain sebelumnya untuk kebahagiaan nya. Tapi, kamu bisa membuat aku terus membawamu dalam doa-doaku setiap hari.

Seberapa sakitnya hatiku saat itu, seberapa marahnya aku saat itu, seberapa sebelnya aku sama kamu saat itu, aku masih mendoakan kebahagiaan mu dan kesehatanmu. Bahkan ketika yang ada di otakku adalah kamu sudah pergi meninggalkanku pun, aku masih menyebut namamu dalam doaku.

Kadang, aku berfikir siapa sih kamu sampai bisa membuatku seperti ini? Tapi lucunya, ketika aku memulai doa dengan tanda salib, itu semua ga penting. karena namamu selalu yang pertama telintas di benak ku.

Semua orang tahu, aku bukan orang yang religius. Tapi kamu tahu, sejak mengenalmu lebih dekat 2 bulan lalu, secara tak sadar, aku mulai berdoa. Berdoa di setiap kesempatan yang ada.

Namun, kini kamu telah pergi. dan aku hanya bisa bertanya, apa salahku? apa yang salah? Tanpa sepatah kata pun. Tapi kamu harus ingat, sampai tadi pagi pun, aku masih meminta agar kamu bisa dapatkan beasiswamu itu di sana....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

And i'm back...

Its been too long since i've decided to stop writing about love. At that time, I felt so fed up with it. I've had enough of its pain. But now, here I am. digging the memory and the feeling i once had for love. Funny, I know. But I think its time to come back. You might ask why. Well The simplest answer is that i found love again. Acctually, to be more precise, the word is re-found. And I found it in the last place i might search last. Twitter.

I will come for you

All that is left for me is the memories How we first started How we finally ended How it all feels good and also painful These last few days I've been feeling again How I missed you so How I keep thinking about you Now that you are thousand miles apart Is it wrong if I'm wondering how you are now? Who you spent your night with now Am I in your mind just for a split second? Do you missed me. Just another year, I promised. After all the study, If we don't meet again, I will come. I will... Where ever you are a year from now, Who You're with a year from now, I will come. I will hug you, I will say I'm sorry.... I missed you.... Either you return home, or I will come for you...miel

huff...foto itu

Kutemukan foto kita di album fotoku foto yang kufikir sudah kubuang jauh-jauh moment yang mengawali semua kedekatan yang berujung ketiadaan harus kuakui tubuhku bergetar semua rasa sekejap bercampur senang, marah, sedih gembira semua kenangan tentang kita kmbali  berputar salahkah aku merasakan ini marahku namun juga rasa sukurku. kau pergi dariku tnpa pesan sirna dalam sekejap kuakui aku merindumu, biar kan lah kamu bahagia munkin aku tak bisa memaafkan tapi kini aku tahu harus melupakan