Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari 25, 2015

Segitu bodohnya memang cintaku

Terkadang aku berfikir, apakah kamu memang punya rasa sayang untukku, atau hanya rasa takut untuk kehilangan orang yang memperhatikanmu? Malam-malam seperti ini sering datang pada ku akhir-akhir ini. Dimana aku kembali terkenang semua yang pernah terjadi diantara kita. Kadang pertanyaan "mengapa aku harus mengingat mu lagi?" sering datang. Terkadang amarah karena kamu mempermainkanku yang datang. Semua bukan membuatku semakin membencimu dan lebih gampang untuk melupakan mu. Justru sebaliknya, aku semakin merindukan mu. Jujur, aku sempat melupakanmu dalam doa-doa ku. Bahkan, aku sempat tidak berdoa lagi. Karena setiap kali aku berdoa, aku mengingatmu, dek. Dari semua wanita yang pernah bersamaku, kamu yang selalu memaksaku untuk memimpin doa kita. Harus! Kamu memang tidak bisa menerima penolakan. haha. aku tersenyum sendiri ketika menulis ini. How you've changed who I am. Sekarang kamu mulai mencoba meraih aku kembali. Dengan SMS mu yang mengejutkan selesai dari ru...

Hatiku dan hatimu

Sudah kuberikan hatiku dulu Sudah kau bawa pergi tanpa kembali Sudah kita biarkan semua berlalu Sudah jangan lagi... Apa yang sudah kuberi tak mungkin ku ambil kembali Biar kau simpan hatiku yang dulu Biar ku tumbuhkan sebuah hati baru Yang akan terisi lagi nanti Apakah sesayang itu dirimu padaku Sampai tak kau lepaskan aku dari ikatanmu Sampai engkau menghempaskan hatiku berkeping-keping Dan engkau masih ingin bersama ku tanpa berbagi sayang? Kalau begitu bawakan hatiku dulu letakkan bersama hatimu di hadapan ku dan akan ku ambil hatimu untuk ku dekap lalu kuberi hatiku untuk kau dekap sampai waktu berhenti memisahkan kita... Atau jangan pernah lagi bawa hatiku kembali Karena sudah damai kini aku dengan luka yang tercipta ketika kau bawa Biarkan hati kita bisa berbahagia dengan caranya dan saatnya --GFATT--