Langsung ke konten utama

Bukankah Tuhan itu begitu jahil

Dari balik kaca mobil ini
Dari tempat duduk supir
Aku terhenyak ketika melihatmu duduk di sana
Satu malam sebelum pernikahanmu

Terbayang kembali semua kata yang terucap
Saat itu perih yang kurasa terlalu dalam
Menyadari dia yang kau pilih dan aku hanya cadangan
Aku tak ingin lagi melihatmu,
Lebih sebulan yang lalu

Waktu menjadi obat yang begitu baik melepasmu
Hati dan perasaan melupakan semua luka
Selama itu aku menjadi seorang yang baru
Dan aku ingin mencuci mobil ini

Dari semua waktu
Dari semua tempat
Dari semua saat
Kenapa aku harus diarahkan ke tempat cuci mobil ini
Dimana sehari sebelum pernikahanmu
Kamu harus berada di sini bersama calon suamimu

Bukankah Tuhan begitu Jahil?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

And i'm back...

Its been too long since i've decided to stop writing about love. At that time, I felt so fed up with it. I've had enough of its pain. But now, here I am. digging the memory and the feeling i once had for love. Funny, I know. But I think its time to come back. You might ask why. Well The simplest answer is that i found love again. Acctually, to be more precise, the word is re-found. And I found it in the last place i might search last. Twitter.

I will come for you

All that is left for me is the memories How we first started How we finally ended How it all feels good and also painful These last few days I've been feeling again How I missed you so How I keep thinking about you Now that you are thousand miles apart Is it wrong if I'm wondering how you are now? Who you spent your night with now Am I in your mind just for a split second? Do you missed me. Just another year, I promised. After all the study, If we don't meet again, I will come. I will... Where ever you are a year from now, Who You're with a year from now, I will come. I will hug you, I will say I'm sorry.... I missed you.... Either you return home, or I will come for you...miel

huff...foto itu

Kutemukan foto kita di album fotoku foto yang kufikir sudah kubuang jauh-jauh moment yang mengawali semua kedekatan yang berujung ketiadaan harus kuakui tubuhku bergetar semua rasa sekejap bercampur senang, marah, sedih gembira semua kenangan tentang kita kmbali  berputar salahkah aku merasakan ini marahku namun juga rasa sukurku. kau pergi dariku tnpa pesan sirna dalam sekejap kuakui aku merindumu, biar kan lah kamu bahagia munkin aku tak bisa memaafkan tapi kini aku tahu harus melupakan